Kirimi Aku Surel

Kirimi Aku Surel

Lin dan nenek⁠nya, Lusi, sedang berlibur di Padang. Mereka sedang makan di sebuah rumah makan.
LusiSudah lama Nenek tidak ke Padang!
LinMemangnya kapan terakhir kali Nenek ke sini?
LusiWaktu masih muda dulu, tiga puluh tahun yang lalu.
LinSetelah ini kita ke museum, yuk?
LusiIya. Sebentar, Nenek ke kamar mandi dulu.
Lusi pergi ke kamar mandi.
Seorang pria memasuki rumah makan tersebut.
Dia melihat Lin.
NarratorNak, wajah⁠mu seperti orang yang dulu saya kenal.
LinMaaf, gimana, Pak?
NarratorDulu saya sayang orang itu …
Narrator… tapi sekarang saya tidak tahu dia di mana.
Lusi kembali dari kamar mandi.
NarratorLusi!
LusiSiapa, ya?
NarratorIni aku, Markus!
NarratorDari dulu aku mengirimi⁠mu surat, tapi kamu tidak pernah membalas.
LusiSurat⁠mu tidak pernah sampai. Aku keliling dunia naik kapal.
NarratorTapi sekarang kamu di sini! Sekarang kita bisa bersama lagi!
LusiTidak, sekarang aku mau ke museum dengan cucu⁠ku.
LusiLain kali, kirimi aku surel!